Rancangan AD/ART

ANGGARAN DASAR
YAYASAN WAJRACYENA 2000”

BAB I             NAMA, TEMPAT, KEDUDUKAN DAN WAKTU

  1. Nama Yayasan WAJRACYENA 2000”;
  2. Yayasan WAJRACYENA 2000” berkedudukan  di Jalan Raya Bogor Km. 30 Cimanggis Depok;
  3. Yayasan WAJRACYENA 2000” didirikan tanggal 12 Desember 2012 dan diresmikan 21 mei 2013 sesuai dengan tanggal Akte Yayasan ;
  4. Yayasan WAJRACYENA 2000” bergerak dalam waktu yang berkesinambungan.

BAB II            AZAS

Yayasan WAJRACYENA 2000” berazaskan PANCASILA dan UUD1945.

BAB III           TUJUAN, FUNGSI DAN SIFAT

  1. Tujuan    :

Menciptakan kesejahteraan anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan kemanusiaan;

  1. Fungsi    :

Sebagai wadah komunikasi dan fasilisator kegiatan dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan kemanusiaan berdasarkan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas;

  1. Sifat       :

Independen, Edukatif, Legal, Objektif dan Global

 

BAB IV           KEGIATAN YAYASAN DAN PENGELOLAAN YAYASAN

  1. Yayasan WAJRACYENA 2000” bergerak dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, kemanusiaan dan Badan Usaha;
  2. Pengelolaan Yayasan WAJRACYENA 2000” diselenggarakan oleh tiap-tiap anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” dibantu beberapa relawan non struktural yang mendapat legitimasi khusus dan Dewan Pembina / Penasehat.

BAB V            KEANGGOTAAN

Keanggotaan Yayasan WAJRACYENA 2000” terdiri dari:

  1. Anggota Biasa;
  2. Anggota Luar Biasa;
  3. Anggota Kehormatan.

BAB VI           STRUKTUR YAYASAN
Struktur Yayasan WAJRACYENA 2000”  terdiri atas:

  1. Pendiri;
  2. Pembina;
  3. Pengawas;
  4. Pengurus.

BAB VII          PERBENDAHARAAN

Kekayaan dan keuangan Yayasan WAJRACYENA 2000” terdiri atas:

  1. Dana awal dan sumbangan sukarela anggota biasa;
  2. Hasil usaha kreatif;
  3. Hasil kerjasama Lembaga Donor dan Dermawan, Inventaris Yayasan WAJRACYENA 2000”.

BAB VIII         ATURAN TAMBAHAN

  1. Hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini, akan diatur selanjutnya dalam Anggaran Rumah Tangga dan peraturan  ketentuan tersendiri yang disahkan oleh Dewan Pembina I Penasehat;
  2. Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dilakukan di Musyawarah Kerja dengan persetujuan Dewan Pembina / Penasehat dan 2/3 suara setuju dan Anggota Biasa Yayasan WAJRACYENA 2000”.

BAB IX           PEMBUBARAN YAYASAN

Pembubaran Yayasan WAJRACYENA 2000” dapat dilakukan melalui Musyawarah Kerja dengan persetujuan Dewan Pembina I Penasehat
dan 2/3 suara setuju dan Anggota Biasa Yayasan WAJRACYENA 2000”.

BAB X            ATURAN PERALIHAN

Pengalihan Yayasan WAJRACYENA 2000” dan perbendaharaannya dapat dilakukan melalui Musyawarah Kerja  dengan  persetujuan Dewan Pembina / Penasehat dan 2/3 suara  setuju dan  Anggota Blasa Yayasan WAJRACYENA 2000”

ANGGARAN RUMAH TANGGA

YAYASAN WAJRACYENA 2000”

 

BAB I             ATRIBUT

Pasal 1

1)           Logo Yayasan WAJRACYENA 2000” adalah :
Yayasan Wajracyena 2000

 

 

 

 

 

 

2)           Makna logo Yayasan WAJRACYENA 2000” adalah :

  1. Gambar Bintang     : Berdasarkan Ketuhanan  yang maha esa;
  2. Gambar Padi & kapas     : Kemakmuran dan    kesejahtraan;
  3. Gambar Burung  menangkap anak panah    : Cepat dan tanggap;
  4. Teratai   : Suci dan Bersih.

 

3)            Stempel Yayasan WAJRACYENA 2000” bergambar logo Yayasan WAJRACYENA 2000” dengan tinta stempel warna merah.

 

BAB II            KEANGGOTAAN

Pasal 2

1)        Anggota Biasa adalah setiap anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” yang telah  memenuhi persyaratan mutlak Yayasan WAJRACYENA 2000” melalui persetujuan Dewan Pembina / Penasehat;

2)        Anggota Luar Biasa adalah Anggota biasa ataupun relawan yang dianggap berjasa dalam pengembangan yayasan;

3)        Anggota Kehormatan adalah individu / pemerhati yang mempunyai andil besar serta berjasa dalam pengembangan Yayasan WAJRACYENA 2000” dan mendapat legitmasi khusu Dewan Pembina / Penasehat.

Pasal 3

Prosedur Penetapan Keanggotaan

1)            Anggota Biasa

  1. Personil Satuan III Pelopor;
  2. Menerima dan mentaati segala peraturan yag berlaku dalam Yayasan WAJRACYENA 2000”;
  3. Mendapat persetujuan Dewan Pembina / Penasehat.

2)            Prosedur penetapan Anggota Luar Biasa dan Anggota Kehormatan adalah keputusan Dewan Pembina / Penasehat

3)            Memiliki kartu tanda anggota Yayasan sesuai keanggotaannya

 

BAB III           STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 4

            Struktur kepengurusan Yayasan WAJRACYENA 2000”:

1)            Pendiri Yayasan WAJRACYENA 2000” :

  1. DRS. VERDIANTO I. BITTICACA, M.Hum.
  2. IRAWAN

2)            Pembina :

  1. Ketua Pembina                  : DRS.  FAJAR PRIHANTORO
  2. Anggota Pembina              : DRS. VERDIANTO I. BITTICACA, M.Hum.
  3. Anggota Pembina              : IRAWAN

3)            Pengawas :

  1. Ketua Pengawas               :  – Ka Sat III Pelopor
  2. Anggota Pengawas           :  – Wa Kasat III Pelopor
  3. Anggota Pengawas           :  – SENO
  4. Anggota Pengawas           :  – SUGIHARTI

4)            Pengurus

  1. Ketua Pengurus                 : NATALIA BUDI DARMA, Sik
  2. Wakil Ketua Pengurus 1     : M. SAHLAN, S E
  3. Wakil Ketua Pengurus 2     :
  4. Sekretaris    1                      : FERI YANTO, S.Sos
  5. Sekretaris    2                      : MUJI BASUKI, S.Sos
  6. Bendahara 1                       : SUPRIYANTO,S E
  7. Bendahara 2                       : I KOMANG SUDIARNA, SH

5)            Unit Sarana Prasarana :

  1. Ketua Koordinator                         :  Wuryanto, SH
  2. Anggota  Koordinator  1                :  Irsan
  3. Anggota  Koordinator  2                :  Surya Eka Putra
  4. Anggota  Koordinator  3                :  Wira Darah Satria

6)            Unit Sosial :

  1. Ketua  Koordinator                         : Siswanto
  2. Anggota Koordinator  1                 :  Munawar
  3. Anggota Koordinator  2                 :  Asman
  4. Anggota Koordinator  3                 :  Asbar

7)            Unit Humas :

  1. Ketua Koordinator                         :  Ale Surya Simanjuntak, SE
  2. Anggota Koordinator  1                 :  Ebin Andrianto
  3. Anggota Koordinator  2                 :  M. Fajri Saputra
  4. Anggota Koordinator  3                 :  Adi Triyadi

8)            Unit usaha mandiri :

  1. Ketua Koordinator                          :  Winarto, SH
  2. Anggota Koordinator  1                 :  Aries Rojas
  3. Anggota Koordinator  2                 :  Srianto, SE
  4. Anggota Koordinator  3                 :  Nana Mulyana, SH

Pasal 5

Masa Jabatan

1)            Masa jabatan pengurus Yayasan WAJRACEYNA 2000” adalah 2 ( dua ) tahun dalam satu periode dan dapat dipilih pada periode berikutnya;

2)            Jika Ketua wafat, berhenti atau tidak dapat melakukan tugas dan kewajibannya maka ia digantkan oleh Anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” yang dipilih melalui Musyawarah Luar Biasa ataupun melalui Hak Prerogratif Dewan Pembina / Penasehat.

Pasal 6

Pengurus harian

Pengurus harian adalah Anggota Biasa Yayasan WAJRACYENA 2000”  yang disahkan melalui surat keputusan yang dikeluarkan oleh dewan Pembina/ penasehat;

1)            Kepengurusan yayasan yang dipimpin oleh seorang ketua ;
2)            Dalam melakukan program kerja  ketua di bantu oleh wakil ketua, 2 (dua) orang sekertaris, 2 (dua) orang  bendahara dan beberapa kordinator.

BAB IV          PERBENDAHARAAN

Pasal  7

Harta benda dan keuangan yayasan WAJRACYENA 2000” terdiri atas :

Dana awal  sebesar Rp. 270.000.000,- (dua ratus tujuh puluh juta rupiah) yang diperoleh dari iyuran kolektif ;

1)            Hasil usaha Yayasan WAJRACYENA 2000” ;
2)            Hasil kerja sama lembaga donor dan dermawan

Pasal 8

1)            Perbendaharaan Yayasan adalah kuasa Yayasan WAJRACYENA 2000”  Atas rekomendasi Dewan  Pembina / penasehat ;
2)            Keuangan Yayasan WAJRACYENA 2000”  dipegang dan dikeluarkan oleh bendahara ;
3)            Pemakaian fasilitas yayasan adalah sepengetahuan dan persetujuan pihak Yayasan WAJRACYENA 2000”
4)            Keuangan dan harta benda lainnya dapat diaudit jika dianggap perlu;
5)            Besarnya keuangan transparan kepada seluruh anggota.

BAB V           HAK-HAK ANGGOTA

Pasal 9

1)            Anggota  Yayasan WAJRACYENA 2000” mendapat santunan jika ;

  1. Anggota yang meninggal dunia, baik karena sakit maupun meninggal dunia dala rangka penugasan daerah operasi mendapatkan santunan  sebesar Rp. 10.000.000,-
  2. Pensiun dan Mutasi mendapatkan pengambilan haknya sesuai dengan lamanya menjadi anggota yayasan WAJRACYENA 2000’’ apabila ingin melanjutkan keanggotaannya diperbolehkan dan mempunyai hak dan kewajiban seperti anggota lainya;
  3. Sakit (sakit yang tergolong kategori berat, berkesinambungan  dalam sistim pengobatannya serta membutuhkan biaya lebih dari Rp.20.000.000,-) mendapatkan santunan Rp.2.000.000,- yang diberikan 1 kali dalam setahun dengan menyerahkan kwitansi pembayaran dari rumah sakit ;

2)            Pasal 9 angka 2 istri dari anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” mendapatkan santunan jika :

  1. Meninggal dunia sebesar Rp. 3.000.000,-
  2. Sakit ( sakit yang tergolong kategori berat, berkesinambungan dalam sistim pengobatannya serta membutuhkan biaya lebih dari Rp.20.000.000,- ) mendapatkan  santunan sebesar Rp.2.000.000,- yang diberikan 1 kali dalam setahun dengan menyertakan kwitansi pembayaran dari rumah sakit ;

3)        Pasal 9 angka 3 anak dari anggota  WAJRACYENA 2000” mendapatkan santunan  jika :

  1. Meninggal dunia sebesar Rp.3.000.000,-
  2. Sakit (sakit yang tergolong kategori berat, berkesinambungan dalam sistim pengobatannya serta membutuhkan biaya lebih dari Rp.20.000.000,- ) mendapatkan  santunan sebesar Rp.2.000.000,- yang diberikan 1 kali dalam setahun dengan menyertakan kwitansi pembayaran dari rumah sakit ;

4)         Pasal 9 angka 4 Warakawuri dari anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” dalam hal ini  belum bersuami lagi mendapatkan santunan pada hari jadi yayasan sebesar Rp.1.000.000,-

5)         Pasal 9 angka 5, anak dari warakawuri anggota yayasan mendapatkan santunan setiap tahunnya pada hari jadi Yayasan WAJRACYENA 2000” sebesar :

  • SD sebesar Rp. 500.000,-
  • SMP sebesar Rp. 750.000,-
  • SMA sebesar Rp. 1.000.000,-
  • Kuliah sebesar  Rp. 1.250.000,-

Pasal 10

Prosedur mendapatkan hak anggota

1)          Bagi anggota yang sakit, harus melalui surat keterangan dari Ketua Angkatan dengan menyertakan Foto Copy kwitansi dari Rumah Sakit.
2)          Bagi anggota yang meninggal dunia, melalui surat keterangan dari Ketua Angkatan yang ditujukan kepada ketua yayasan.
3)         Penyerahan hak-hak anggota oleh pengurus dan atas nama Yayasan Wajracyena 2000.

BAB VI           KODE ETIK

Pasal 11

            Setiap anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” harus senantiasa :

1)            Menjaga nama baik Dewan Pembina / penasehat Yayasan WAJRACYENA 2000”;
2)            Menjunjung tinggi hubungan persaudaraan sesama anggota Yayasan WAJRACYENA 2000” ;
3)            Mematuhi segala aturan yang ditetapkan oleh Dewan Pembina / penasehat yayasan baik tertulis maupun tidak tertulis;
4)            Mengikuti dan menjalankan seluruh program kegiatan Yayasan WAJRACYENA 2000” dengan penuh rasa tanggung jawab.

BAB VII          PEMBERHENTIAN ANGGOTA

Pasal 12

            Anggota akan kehilangan keanggotaanya karena :

1)            meninggal dunia;
2)            pindah satuan kerja atau mutasi

 

Pasal 13

Seksi anggota

1)            Setiap anggota dikenakan sanksi / hukum apabila melakukan pelanggaran atas segala ketentuan dan peraturan yang ditetapkan oleh Dewan Pembina / penasehat Yayasan WAJRACYENA 2000” ;

2)         Sanksi / hukuman yang dapat dijatuhkan kepada anggota Yayasan WAJRACYENA 2000”;

a)         Teguran atau Peringatan ;
b)         Diberhentikan Sementara ( schorsing )
c)         pemecatan
3)         Sanksi / hukuman atau masa hukuman adalah Hak Mutlak Dewan Pembina / Penasehat;
4)         Ketua Yayasan WAJRACYENA 2000” berhak menegur dan memperingati setiap anggota biasa bila melakukan pelanggaran sesuai prosedur dan batasan Dewan Pembina / Penasehat

 

BAB VIII         MUSYAWARAH

Pasal 14

            Jenis – jenis musyawarah

1)            Musyawarah besar :

Musyawarah yang dilahirkan sekali dalam 1 (satu)  periode sebagai wadah pemelihara, penyusunan dan pelantikan pengurus baru Yayasan WAJRACYENA 2000” untuk periode berikutnya.

2)         Musyawarah luar biasa ;

Yang diselenggarakan karena suatu hal luar biasa atau keadaan yayasan yang dianggap genting menurut petunjuk khusus dewan Pembina /penasehat.

3)         Musyawarah kerja :

Musyawarah yang didalamnya membahas program kerja Yayasan WAJRACYENA 2000”.

4)         Musyawarah Anggota :

Musyawarah evaluasi kerja Yayasan WAJRACYENA 2000” yang dilakukan pada waktu – waktu tertentu dalam 1 (satu) periode,yaitu:

a)         Evaluasi tri wulan ;
b)         Evaluasi smester;
c)         Evaluasi tahunan.

 

Pasal 15

1)            Peserta musyawarah adalah dewan Pembina / penasehat dan anggota biasa Yayasan WAJRACYENA 2000” serta individu yang diperbolehkan ikut serta dalam musyawarah;

2)            Musyawarah dipimpin oleh seorang ketua dibantu oleh sekretaris dan bendahara serta anggota Yayasan WAJRACYENA 2000”;

3)            Musyawarah dianggap sah, bila diikuti oleh 2/3 anggota ;

4)            Bila tidak memenuhi quorum, musyawarah dapat diselenggarakan apabila ½ ditambah 1 (satu) suara setuju dari anggota yang hadir ;

5)            Hasil musyawarah dilaporkan kepada Dewan Pembina / Penasehat.

 

BAB IX           PENUTUP

Pasal 16

            hal- hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga akan diatur selanjutnya dalam ketentuan tersendiri yang disahkan oleh Dewan Pembina / Penasehat.

 

Mengetahui:

Pendiri Yayasan

IRAWAN

Ketua

N.B. DARMA, Sik

Bendahara

SUPRIANTO, SE

Sekertaris

MUJI BASUKI, S.Sos